Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-06 01:50:45【Kabar Kuliner】969 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(6414)
Artikel Terkait
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- Utusan Abbas: Palestina butuh dukungan, bukan pasukan internasional
- Pemprov Lampung efektifkan program nasional sejahterakan masyarakat
- Pemkot Bandarlampung sebut belum ada rekomendasi SLHS ke dapur MBG
- DPR ingatkan Kemenhan agar gandeng BPOM distribusi vitamin ke SPPG
- Wakil Presiden MYS paparkan komitmen perusahaan terkait energi bersih
- Vokasi Unhas dan Pemkot Makassar perkuat ekosistem pangan halal
- Dinkes DKI lakukan monev pantau kasus COVID dan ISPA
- BPS: Konsumsi rumah tangga kuartal III melambat karena siklus musiman
- Cara terhindar dari migrain ketika cuaca panas
Resep Populer
Rekomendasi

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat

Api menyala di usia senja, refleksi hari ulang tahun Presiden Prabowo

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

Ahli gizi dorong masyarakat kembali ke pola makan tradisional Asia

SPPG Tanbu perketat pengawasan kualitas MBG sebelum didistribusikan

FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI

MU diimbangi Nottingham Forest 2

Prabowo: Penerima MBG 35,4 juta orang, hampir 7 kali populasi Singapura